Modusinvestigasi.Online, KARAWANG – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan permasalahan dalam pengelolaan anggaran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karawang tahun 2020 sebesar Rp7,5 Miliar.Arsip salinan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diterima redaksi Modusinvestigasi.Online, menyebutkan bahwa KONI Karawang tahun 2020 menerima bantuan belanja hibah dari Pemkab Karawang sebesar 7,5 miliar melalui SP2D nomor 51/00368/BTL/LS/2020 tanggal 19 maret 2020 sebesar 5 Miliar dan SP2D nomor 51/01848/BTL/LS/2020 tanggal 8 oktober 2020 sebesar Rp2,5 Miliar.Adapun anggaran tersebut habis dialokasikan oleh KONI Karawang untuk kegiatan kesekretriatan, pengurus koni, pembinaan prestasi, kompetensi pelatih, pembinaan olahraga masyarakat.Namun setelah ditelusuri oleh Badan Pemeriksa Keuangan ternyata ditemukan permasalahan diantaranya usulan proposal dianggap tidak sesuai dengan NPHD dan realisasi kompetensi kegiatan pelatih sejumlah Rp100 Juta.Permasalahan kedua yaitu pertanggungjawaban belanja dana hibah belum didukung bukti pertanggungjawaban sebesar Rp14.470.000.Pejabat KONI Karawang belum ada yang mah berkomentar soal temuan BPK tersebut. Termasuk Sekretaris Umum KONI Karawang Joni Heru belum mau merinci pengelolaan dana hibah KONI hingga berita ini ditayangkan.(Red)The post Dana Hibah KONI Karawang Sebesar 7,5 M Bermasalah first appeared on PELITAINDONEWS.