Beranda Investigasi Diduga Gunakan Material Hemat Biaya, Anggaran Proyek Irigasi Desa Babadan Dipertanyakan Masyarakat

Diduga Gunakan Material Hemat Biaya, Anggaran Proyek Irigasi Desa Babadan Dipertanyakan Masyarakat

2

INDRAMAYU (Pelitaindo.news) – Sumber anggaran proyek peningkatan jaringan irigasi di Blok Kepuh Desa Babadan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat, dipertanyakan masyarakat. Hal itu lantaran papan informasi kegiatan diduga tidak dipasang sejak pelaksanaan.

Menurut keterangan masyarakat sekitar, kepada awak media mengungkapkan bahwa proyek peningkatan jaringan irigasi di Blok Kepuh Desa Babadan tersebut dimulai sejak satu bulan yang lalu. Namun, ia tidak pernah melihat papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi kegiatan.

“Proyek itu kurang lebih sejak satu bulan yang lalu, kalau papan informasinya saya tidak pernah melihat di lokasi sejak awal pelaksanaan,” tuturnya, Rabu (09/08/2023).

Dari pantauan tim jurnalinvestigasi, proyek peningkatan jaringan irigasi di Blok Kepuh Desa Babadan tersebut secara progres hampir rampung dikerjakan. Namun, saat melihat fisik bangunan diduga terdapat bahan material batu kapur yang digunakan oleh pihak kontraktor.

Selain itu, kondisi konstruksi bangunan irigasi tersebut terlihat sudah mulai ada keretakan, baik pada bagian ban-banan maupun pada bagian badan bangunan. Bahkan, tampak juga pada bagian badan bangunan irigasi tersebut seperti kurang bahan campuran agregat pada saat pemasangan material batu.

Jika merujuk pada LPSE Kabupaten Indramayu, di Desa Babadan Kecamatan Sindang terdapat pekerjaan peningkatan jaringan irigasi yang bersumber dari APBD 2023 dengan pagu Rp.199.991.000 yang dikerjakan oleh penyedia jasa kontruksi CV Putri Kembar Abadi.

Sementara Kuwu Desa Babadan Sugeng, saat dikonfirmasi melalui pesan aplikasi whatsapp, pada Rabu (09/08/2023), terkait asal-usul anggaran proyek peningkatan jaringan irigasi di wilayah desanya, ia belum merespon. (Sanaji)

The post Diduga Gunakan Material Hemat Biaya, Anggaran Proyek Irigasi Desa Babadan Dipertanyakan Masyarakat first appeared on pelitaindonews.