Gudang ingatan emosional adalah amigdala. Hewan yang telah dibuang amigdala-nya, maka tidak mempunyai rasa takut dan amarah, kehilangan dorongan untuk bersaing atau bekerja sama, tidak lagi mpunyai kepekaan tentang kedudukan dalam jenjang sosial.
IQ menyumbang kira-kira 20 % bagi faktor-faktor yang menentukan sukses dalam hidup, maka yang 80 % diisi oleh kekuatan-kekuatan lain, itulah EQ. Daniel Goleman. 1996.Emotional Intelligence.
Tidak ada keberhasilan sejati tanpa keberhasilan emosional, namun demikian ada lebih dari 3000 jenis emosi yang dapat kita jelaskan, umumnya orang hanya merasakan sekitar selusin jenis dalam waktu seminggu.
EQ tinggi membantu dan membuat kita untuk : mengenal diri sendiri, menunjukan pengertian, empati, penyesuaian diri, pengendalian diri,
EQ membantu menentukan apa yang harus dimakan, siapa yang akan dinikahi, pekerjaan yang akan diambil, menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan orang lain.
EQ membantu membangun hubungan dalam menuju kebahagiaan dan kesejahteraan.
Kecerdasan emosional adalah kecerdasan untuk menggunakan emosi sesuai keinginan, kemampuan untuk mengendalikan emosi sehingga memberikan dampak yang positif.
Kemampuan dalam mengelola emosi diri disebut dengan intra personal skills dan kemampuan pengendalian emosi dalam berinteraksi dengan orang lain disebut inter personal skills.
Anak dengan IQ tinggi, atau sangat cerdas, pasti diterima di sekolah terbaik dan akan mendapatkan pekerjaan di tempat yang baik pula dimasa dewasanya. Itulah pandangan yang diyakini pada kebanyakan orang.Ternyata EQ yang membantu dalam banyak hal.
Kecerdasan emosi yang tinggi akan membuat anak lebih mampu mengatasi berbagai tantangan dalam kehidupannya.